Gilig Guru

Beranda » 2013 » Mei

Monthly Archives: Mei 2013

Perbedaan Akhlak dan Moral (Berdasarkan Referensi Jurnal Ilmiah)

Dalam sebuah musyawarah pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah Jember sekitar belasan tahun yang silam, saya berkesempatan adu argumentasi dengan pemuda lain dalam merumuskan rekomendasi organisasi kepada pemerintah. Saya mengusulkan agar kami mendorong perbaikan “akhlak” sedangkan pemuda tersebut mengusulkan perbaikan “moral”. Debat ini berlangsung alot karena kami sama-sama tidak memiliki dasar ilmu. Kini, seandainya saya mengetahui dasarnya dari awal, tentulah cukup mudah menjelaskan mana yang lebih pantas untuk dipakai.

(lebih…)

Iklan

Gara-gara Membicarakan yang Tidak Perlu Dibicarakan Kita Jadi Mengetahui yang Tidak Perlu Diketahui

Pernahkah kita mendengar diskusi yang seru mengenai apakah hukum sebuah perbuatan? Biasanya pembicaraan mengenai fiqih yang diikuti oleh beberapa orang yang tidak dipimpin oleh salah seorang diantaranya cenderung menjadi dialog lepas (kendali). Dialog akan menjadi tidak terkontrol. Keterpelesetan yang pertama adalah pada saat mengidentifikasi suatu pandangan fiqih dengan kelompok tertentu, maka yang awam akan mulai menyamaratakan semua orang dalam kelompok tersebut. Contohnya, saat membicarakan tentang tahlilan, maka biasanya akan dibayangkan ormas NU. (lebih…)