Gilig Guru

Beranda » Uncategorized

Category Archives: Uncategorized

Gusti Allah Diajak Kampanye

“Gusti Allah diajak kampanye. Kebangetan tenan, kurang ajare nemen banget. Kalau nggak bisa berpolitik, ya nggak usah berpolitik lah.”
Jawab:

Gusti Allah kok ditinggal. Saget nopo panjenengan menawi mboten kaliyan Gusti Allah?

(Gusti Allah kok ditinggal, bisa apa Anda tanpa-Nya?)

Iklan

Printable Japanese Pocket Dictionary

I wish I had printed this before I went to Japan!

Well, thanks to the maker anyway! 


Now, isn’t that cool to try so many expression and see how your friends face hearing this from a fresh learner of Japanese like you!


Of course we can’t just pick and say random expression. But at least now we can grab on things, finding where a conversation is going to. 


And… Oh no! KANJI!


By the way, recognizing some food is somehow vital. Especially when you are a Muslim. 



And there’s more


Phew! That’s alot!

Alhamdulillah. Jya, nihon he ikou!

日本へ行こう

Pondok Tahfidz Jember

Dimana saya bisa mengirimkan putranya seusia SMP-SMA untuk mengikuti program hafalan Al-Qur’an sedangkan sekolahnya di tempat umum (SMPN atau SMAN)?

Itulah kegelisahan saya ketika si Sulung menginjak kelas 6 SD. Qodarullah saya dipertemukan dengan ustadz Wahid di Ibnu Katsir dan diperkenalkan dengan rumah tahfidz Al-Choliq. 

Rumah tersebut menampung hingga 30 siswa SMP-SMA untuk berkonsentrasi pada hafalan sambil tetap mendukung proses pembelajaran siswa di sekolah umum pada pagi harinya. 

Berikut foto-foto waktu kunjungan ke sana. (Mohon maaf susunannya terbalik karena upload via HP)

Ruang belakang

Pandangan dari teras depan

Bagian depan gedung

Semoga pondok ini diridhoi Allah. 

Abi! langitnya disapu… sama malaikat!

Teriak anak sulungku sejurus setelah dia keluar pintu. Lalu dia masuk sambil tersenyum-senyum kagum, “kok bisa ya?”
“Pertanyaan yang sama menggelitik hatiku, nak, tetapi tentang dirimu…,” batinku. Kok bisa kamu mengambil kesimpulan seperti itu. Fatih berusia baru 5 tahun saat ‘kesadaran’ tentang malaikat ini terucap dari bibirnya. Meski aku tahu, itu mungkin sekedar prasangka anak-anak, namun anak-anak yang spesial.
Orang dewasa mungkin akan meluruskan prasangka itu dengan informasi yang ilmiah, bahwa awan itu digerakkan angin. Kesibukan keseharian membuat orang dewasa selalu berpikir logis, menurut anggapannya, yakni mencerna segala dengan dunia.
Mudah-mudahan kelak kesadaran ini menguat dalam dirimu, nak.

kendaraan baru

Buku Ajaib

Amazing Photo!

http://www.flickr.com/photos/graggs/3400798877/sizes/m/

Luminary Kobe

Ini pintu gerbangnya, mungkin sepanjang 2 blok. Kalau melihat orang yang bejubel berjalan di bawahnya… wuh, gimana gitu.

Ini tengahnya, semacam lapangan yang dipagari dengan lampu-lampu hias setinggi 4-5 meter. Lihat khan orang-orangnya? Alhamdulillah aman gak ada copet.