Gilig Guru

Beranda » Artikel » Artikel Pendidikan

Category Archives: Artikel Pendidikan

Sekolah Tanpa Visi

Ingatlah pertama kali melamar kerja atau masuk hari pertama. Adakah pembicaraan Anda bersama pimpinan Anda berkaitan dengan visi? Ataukah langsung membahas tentang tugas dan kewajiban?
Pertanyaan seperti “Kenapa Anda memilih bekerja disini?” atau “Tahukah Anda mengenai visi Kami?” adalah untuk memastikan Anda berada di pilihan kendaraan yang benar. Senyampang masih di awal, kalau salah tujuan sebaiknya turun dan berbalik arah.
Ataukah pembicaraan seperti “Ini yang harus Anda kerjakan dan ini target yang harus dicapai” atau “Tolong gantikan ibu mengajar ini dan jangan membahas materi itu” yang sifatnya mengarahkan untuk mengikuti pola dan irama kerja yang sudah berjalan di organisasi sekolah.

(lebih…)

Pendidikan yang Lebih Penting daripada Al-Qur’an

Menanamkan keimanan lebih penting. Bahkan lebih penting dari menambahkan banyaknya hafalan Qur’an anak kita. Karena tujuan belajar Al Qur’an ialah agar bertambah imannya.

Dalam sebuah seminar bersama ustadz Budi Ashari, lc, beliau menjelaskan tahapan pendidikan yang boleh jadi baru pertama kali didengar oleh banyak Muslim, termasuk saya salah satunya:

عن جُنْدُبِ بن عبد الله قال: كنا مع النبي صلى الله عليه وسلم ونحن فِتْيَانٌ حَزَاوِرَةٌ فتعلمنا الإيمان قبل أن نتعلم القرآن ثم تعلمنا القرآن فازددنا به إيماناً ) رواه ابن ماجة (61) والطبراني في المعجم الكبير (1678) والبيهقي في سننه الكبرى (5075) وهو حديث صحيح

Dari Jundub bin Abdillah beliau berkata:”Dahulu kami ketika remaja bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, kami belajar iman sebelum Al Qur’an kemudian setelah kami belajar Al Qur’an bertambahlah keimanan kami. Sedangkan kalian sungguh pada hari ini justru belajar Al Qur’an dulu sebelum belajar iman”

(Riwayat Thabrani dalam kitab Al-Mu’jam Al-kabir)

(lebih…)

Sabar, Semua Ada Prosesnya

Janganlah terburu-buru mengharapkan hasilnya. Bahkan Allah sendiri menciptakan alam semesta tidak sekejap mata padahal Dia Maha mampu.

Allah SWT berfirman:

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ ۗ مَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا شَفِيْعٍ ۗ اَفَلَا تَتَذَكَّرُوْنَ

“Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

(QS. As-Sajdah 32: Ayat 4)

Berdakwah itu tugas kita, mendapat hidayah atau tidak itu wewenang Allah ta’ala. Kerjakan saja tugas kita dan serahkan hasilnya kepada Allah. Maksudnya agar kita jangan risau tatkala orang yang kita dakwahi, terutama bila mereka adalah keluarga, istri, dan anak-anak sendiri, tidak kunjung berubah kendatipun telah dinasehati setiap hari, diberikan contohnya, difasilitasi, diingatkan, bahkan ditegur dan diberi sanksi.

Jangan sampai kita terburu-buru.

Maksudnya adalah kecewa dengan apa yang didapati, kemudian berputus asa. Atau melupakan tahapan-tahapan sehingga menghakimi dan memberi sanksi terlalu cepat. Misalnya, mengajak anak sholat. Rasulullah memerintahkan:

(lebih…)

Cara Indonesia Membentuk Budaya

Budaya adalah kebiasaan yang dilakukan dan disepakati banyak orang di sebuah komunitas yang berinteraksi sehari-hari.

Budaya bisa muncul dalam sebuah keluarga, dalam sebuah institusi sekolah, tempat kerja, lingkungan masyarakat hingga sebuah bangsa bahkan lintas negara bila budaya itu dilakukan atas dasar keyakinan beragama. Dalam konteks ini, yang dimaksud budaya bukanlah hasil karsa dan karya manusia, namun semacam penginternalisasian nilai tertentu ke dalam ruang lingkup yang luas (bukan sekedar pribadi/individu-individu)

(lebih…)

Potret Populernya Lembaga Pendidikan Islam

Oleh: Gilig Pradhana, S.S. Mahasiswa Pascasarjana STIE Mandala Jember

Sekolah Islam kian diminati

Sekolah Islam kian diminati

Meningkatnya dukungan orang tua terhadap sekolah Islam, salah satunya ditandai dengan kecenderungan untuk menyekolahkan putra-putri mereka ke sekolah yang berbasis Islam. Dalam tingkat yang lebih radikal lagi, pertambahan jumlah pondok pesantren yang khusus berkonsentrasi kepada tahfidzul Qur’an (hafalan Al-Qur’an) kian mendapati peminat setia. Lembaga-lembaga pendidikan semacam ini biasanya non-formal, dan tidak memberikan ijasah kepada santri-santrinya yang lulus, belum lagi faktor pembiayaan yang kerap kali harus ditanggung secara mandiri, yang itu berarti mahal. Namun halangan-halangan tersebut tidak menyurutkan animo masyarakat untuk semakin mendekatkan diri kepada agamanya.

(lebih…)

6 Perbedaan Lain antara S1 dengan S2

Salam, di berbagai blog yang saya baca, kebanyakan kurang memberikan gambaran perkuliahan yang saya butuhkan. Disini saya coba memberikan apa yang berbeda untuk melengkapi yang sudah ditulis. Semoga bermanfaat! (lebih…)

Cara Menanamkan Kejujuran

Dalam kasus mencontek saat ujian nasional

Menanam kesadaran ini ibaratkan menanam tanaman, kita tidak bisa memberitahu mencontek itu jelek, haram, dosa, lalu meninggalkannya begitu saja seolah anak sudah langsung mengerti dan otomatis menjauhinya. Kita harus memberinya pupuk, menyirami, menyingkirkan gulma dan ulat, terus-menerus hingga berbunga atau berbuah.

(lebih…)