Gilig Guru

Beranda » Artikel » Politik (Laman 2)

Category Archives: Politik

Iklan

Nama Islami untuk Amal Maksiat

Mengingat ceramah almarhum KH Zainudin MZ

JUDI DIBUNGKUS SUMBANGAN, jadinya tukang becak pada menyumbang. Berlagak orang kaya. Lebih jauh lagi, riba disebut bunga. Khamr disebut Minuman 0% alkohol. Upeti disebut pajak. Pelacur disebut Pekerja Seks. Hukum yang menentang Islam malah disebut Demokrasi Islam.
(lebih…)

Iklan

DEMOKRASI – BELUM TENTU SUARA RAKYAT

Dibandingkan dengan jumlah pemilih Jatim 30 juta, pemenang pemilu Jatim hanya 27% saja. Itu sama sekali jauh dari angka mayoritas. Mekanismenya “mungkin” sah, namun hasilnya sulit dikatakan demokratis. Namun kita terpaksa menelannya saja.

Baca link:
http://news.detik.com/surabaya/read/2013/09/07/190944/2352304/475/hasil-final-rekapitulasi-kpu-jatim-karsa-raih-8195816-suara

dan bandingkan dengan:
http://news.detik.com/surabaya/read/2013/07/20/092545/2308696/466/daftar-pemilih-tetap-pilgub-jatim-membengkak

Selamat mengkritisi

Fakta Hukum Demokrasi dalam Menyikapi Pemerkosaan di Amerika

Data pemerkosaan menurut FBI

Data pemerkosaan menurut FBI

Di negara #demokrasi Amerika Serikat, tahun 2008, 90 ribu orang dilaporkan DIPERKOSA. dan diperkirakan 75 ribu lainnya tidak melaporkan. Artinya setiap hari ada 453 pemerkosaan atau 18 korban TIAP JAM-nya.  Silakan lihat referensi ini (CBS). Ironisnya, rakyat AS sendiri berbeda pendapat mengenai apakah pengertian diperkosa itu.

Tahu tidak, dari jumlah sebanyak itu hanya 25% pelakunya yang ditangkap. Masih berpikir bahwa hukum demokrasi itu lebih baik dari hukum Islam?

Bagaimana mungkin “calon” pemerkosa akan takut dengan keadilan semacam itu?

Demokrasi dan Rosulullah

Rosulullah SAW menolak dijadikan pemimpin oleh Kafir Quraisy di Makkah. Ini menunjukkan bahwa ULIL AMRI tidak cukup hanya dengan seorang pemimpin Muslim, namun sistemnya juga harus Islam.

Lalu bagaimana kita berlomba-lomba mencalonkan diri di kubangan sistem demokrasi, yang asalnya dari Yunani, dikembangkan oleh negara Barat, dan tidak membeda-bedakan antara suara Al-Qur’an dengan suara koran?

Sepak Terjang Densus 88 di Rimba Hukum

JAWAPOS (21/8): Sejak 2002 tercatat Densus 88 membunuh 103 warga masyarakat lantaran diduga teroris. Ada dua pelajaran yang bisa saya petik:

1. Ketika HUKUM INDONESIA tidak jelas, maka aparat pun cenderung tidak sabar untuk mengikuti prosedur.
2. Kalau penegak hukum sudah main hakim sendiri, maka masyarakat pun akan mengikuti HUKUM RIMBA.

Tidak Perlu Mencari Kemuliaan Kepada Selain Islam!

Ketika hendak berkunjung ke negeri Syam, kholifah Umar bin Khothob berpakaian sangat sederhana, yakni memakai sarung, sandal, dan imamah (surban). Padahal itu ibaratnya kunjungan antar dua negara. Di antara sahabat ada yang berkata,

“Wahai Amirul Mukminin, para tentara dan pembesar negeri Syam akan menyambut Anda, tetapi Anda seperti itu keadaannya?”

Lalu Umar menjawab, “Sesungguhnya Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah dengan Islam, Karena itu Kami tidak akan mencari kemuliaan dengan selain Islam.”

(lebih…)

Khilafah itu Hanya Mimpi (?) Logikanya Bagaimana?

Tergelitik dengan ejekan bahwa KHILAFAH itu hanyalah MIMPI.

  1. Khilafah adalah negara yang menerapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, siapa sih Muslim yang tidak merindukan tegaknya Islam? | Bandingkan dengan DEMOKRASI yang tidak untuk menerapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah melainkan suara terbanyak.
  2. Khilafah dijanjikan oleh Allah dan Rosul-Nya akan berdiri di muka bumi | Sementara Demokrasi tidak.
  3. Khilafah itu bukan idenya HTI, melainkan dicontohkan oleh Nabi dan para sahabat, khususnya KHULAFAURRASYIDIN | Sedangkan Demokrasi dicontohkan oleh negara Yunani dan Barat yang notabene mayoritas Non-Muslim
  4. Kalau memang cuma MIMPI, sah-sah saja kan orang bermimpi, kenapa harus ditakuti?
  5. Bukankah banyak orang kecil menjadi sukses karena dia berMIMPI besar?
  6. Yang penting adalah kita bekerja mewujudkan MIMPI tersebut.