Gilig Guru

Beranda » My Self » Renungan » Sedekah ke Anak

Sedekah ke Anak

Sedekah ke Anak

Usai sholat berjamaah dia usap kepala anaknya, lalu tangannya menyelip sebentar ke saku, mengambil sisa lembaran disana, dan menggulungnya seraya menggegamkannya ke jemari sang anak.

“Kenapa?” Tatap anaknya. Memang tidak biasa ayahnya memberi uang seusai sholat. Dibisikkannya “Ayah sayang kamu.”

Kalau jawabannya adalah, “karena sholatmu bagus,” atau “karena kamu sholat berjamaah,” saya akan memperkirakan anaknya akan menjadikannya rumus: mau dapat uang? = $holat.

Alhamdulillah anak laki-laki itu menerima dengan kedua tangannya yang kemudian diangkat untuk berdoa dan bersyukur.

Saat ayahnya melangkah keluar masjid, ternyata sang anak berbelok, membelakanginya sambil berusaha memasukkan lembaran itu ke kotak infaq.

Begitu selesai, anak laki-laki itu menghambur ke ayahnya dan memeluk lengannya. “Padahal,” katanya, “Aku ingin beli-beli…”

Hehehe.
Barokallahufiikum.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 152.217 orang

See me

%d blogger menyukai ini: