Gilig Guru

Beranda » My Self » Renungan » Kisah Hikmah: Tahapan Dakwah

Kisah Hikmah: Tahapan Dakwah

Satu-satunya ibu wali murid yang tidak berjilbab itu akhirnya datang ke Ustadzah yang berjilbab besar-besar. Dia menceritakan anaknya yang memprotes dirinya.

“Berjilbab lah Ma, aku kan malu, di sekolah semua temanku ibunya berjilbab. Jilbab itu untuk menutup aurot, Ma, kata ustadzahku.”

“Begitu masalahnya Ustadzah, saya jadi ikut malu. Tapi kalau jilbabnya nggak besar, nggak papa ya Ustadzah?”

Sang Ustadzah tahu bahwa ibu tersebut butuh dirangkul, bukan dipukul, meski dirinya tahu bagaimana kriteria jilbab yang benar, namun dia harus berbicara menurut bahasa yang dimengerti kaumnya.

“Tidak mengapa Bunda, yang penting menutup aurot.”

Pulanglah si ibu membawa tekad memulai semangatnya yang baru, hijrah memperbaiki diri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 115,454 orang

See me

%d blogger menyukai ini: