Gilig Guru

Beranda » Artikel » Artikel Islam » (Berima) Pacar Berciuman Tidak Berdosa Menurut Nasrani?

(Berima) Pacar Berciuman Tidak Berdosa Menurut Nasrani?

Belajar di masa kecil agar menjadi panduan di masa dewasa

Belajar di masa kecil agar menjadi panduan di masa dewasa

Di dalam Islam, perbuatan manusia itu dihukumi oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah. Al-Qur’an adalah firman Allah SWT sedangkan As-Sunnah adalah sabda Nabi Muhammad SAW. Maka dari itulah sejak dini kaum Muslimin belajar untuk membaca dan menghafal kitab suci, agar kelak ketika dewasa setiap perbuatannya selalu dalam bimbingan wahyu ilahi.

Berpacaran misalnya, tentu merupakan trend yang disukai setiap Wawan dan Wati, melihat muda-mudi di sekolahnya berjalan berduaan bergandengan tangan layaknya Mami-Papi bisa membakar nafsunya untuk ikut-ikutan seperti acara di televisi.

Namun untungnya mereka juga pernah mengenyam pendidikan di TPQ, sehingga mereka bertanya kepada Pak Kiai sebelum memberanikan diri mengucap “Wo Ai Ni”. Maka beliau membuka lembaran Qur’an seraya menasehati, “Janganlah zina kau dekati, karena itu adalah perbuatan yang keji” Termaktub dalam Quran Surat Al-Isra, surat ke-17 ayat 32, silakan dibuka sendiri.

Mendekati Zina itu banyak jalannya, pacaran hanyalah salah satunya. Apa yang kau lakukan saat berduaan, bayangkan saja. Yang jelas Islam melarang perbuatan dosa. Namun nafsu syahwat itu ada pada manusia, sebab itu yang mengebirinya pasti dibuat gila, namun mengumbarnya adalah penjahat durjana. Islam di tengah-tengah adanya, menganjurkan pernikahan sebagai jalan keluarnya. Sehingga tanggung jawab senantiasa menyertai ungkapan cinta.

Maka sungguh mengherankan pengikut Nasrani, yang tidak tegas dalam hal ini. Bagi yang tidak tahu silakan klik disini. Mereka seolah tidak tahu batasan-batasan agama. Atau memang karena di dalam kitab sucinya mengindikasikan hal serupa? Kalau kamu alpa janganlah ditengok ayatnya kecuali sebentar saja.

Kesimpulan dari agama mereka, mengharamkan akibat tapi tidak melarang sebabnya. Perbuatan zina banyak disebabkan berpacaran. Mabuk tentunya disebabkan minum-minuman. Kalau ada Muslim berbuat kebodohan yang sama, pertanyakanlah agamanya apa!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 123,308 orang

See me

%d blogger menyukai ini: