Gilig Guru

Beranda » Artikel » Artikel Islam » Demokrasi tidak pernah Islami, dan Islam tidak akan Demokratis

Demokrasi tidak pernah Islami, dan Islam tidak akan Demokratis

Demokrasi hanyalah ilusi

Demokrasi hanyalah ilusi

SERUPA tapi TAK SAMA

  1. Kafir Quraisy sama-sama beribadah menyembah Allah, namun mereka juga menyembah berhala. Apakah sama dengan Islam?
  2. Kafir Quraisy sama-sama beribadah di dalam Ka’bah, namun mereka meletakkan banyak berhala di sekelilingnya. Apakah sama dengan Islam?

[*] Kalau Kafir Quraisy mengakui hanya Allah sebagai sesembahan dan Muhammad SAW sebagai Nabi, maka mereka tidak lagi disebut Kafir atau Musyrik.

 

  1. Demokrasi sama-sama bermusyawarah, namun yang dibahas juga masalah yang sudah harga mati dalam agama Islam. Apakah sama dengan musyawarah?
  2. Demokrasi sama-sama memilih pemimpin, namun kriterianya boleh saja Muslim boleh saja Non-Muslim. Apakah sama dengan Islam?

[*] Kalau Demokrasi mengakui hanya Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai dasarnya, maka tidak lagi disebut demokrasi.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 104,620 orang

See me

%d blogger menyukai ini: