Gilig Guru

Beranda » Artikel » Artikel Islam » Demokrasi tidak pernah Islami, dan Islam tidak akan Demokratis

Demokrasi tidak pernah Islami, dan Islam tidak akan Demokratis

Iklan

Masukkan alamat email anda

Bergabunglah dengan 5.003 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 129,997 hits

Follow me on Twitter

Demokrasi hanyalah ilusi

Demokrasi hanyalah ilusi

SERUPA tapi TAK SAMA

  1. Kafir Quraisy sama-sama beribadah menyembah Allah, namun mereka juga menyembah berhala. Apakah sama dengan Islam?
  2. Kafir Quraisy sama-sama beribadah di dalam Ka’bah, namun mereka meletakkan banyak berhala di sekelilingnya. Apakah sama dengan Islam?

[*] Kalau Kafir Quraisy mengakui hanya Allah sebagai sesembahan dan Muhammad SAW sebagai Nabi, maka mereka tidak lagi disebut Kafir atau Musyrik.

 

  1. Demokrasi sama-sama bermusyawarah, namun yang dibahas juga masalah yang sudah harga mati dalam agama Islam. Apakah sama dengan musyawarah?
  2. Demokrasi sama-sama memilih pemimpin, namun kriterianya boleh saja Muslim boleh saja Non-Muslim. Apakah sama dengan Islam?

[*] Kalau Demokrasi mengakui hanya Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai dasarnya, maka tidak lagi disebut demokrasi.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 129,997 orang

See me

%d blogger menyukai ini: