Gilig Guru

Beranda » Artikel » Politik » Kenaikan BBM memang strategi penjajahan

Kenaikan BBM memang strategi penjajahan

Kebaikan BBM

Siapa bertanggung jawab?

Di tengah perjalanan naik-turunnya harga bahan bakar minyak (BBM), kecenderungannya selalu menaik, dan itu akan memicu kenaikan harga-harga lain terutama harga bahan pokok yang karenanya akan menyengsarakan rakyat.

Kenaikan BBM bukan sesuatu yang tidak bisa diprediksi, bahkan SBY tidak ragu-ragu, konsisten, alias yakin benar-benar akan menaikkannya. Yang rahasia atau yang ditunggu hanyalah momen. (Lihat video ini)

Bahasa pemerintah “subsidi” dan “penghematan” terus-menerus digembar-gemborkan untuk menjaring persetujuan masyarakat (baca: engineering consent – Noam Chomsky) dan menutupi kenyataan sebenarnya.

Berulang-ulang Kwik Kian Gie membeberkan pembohongan ini. Baca di situsnya http://kwikkiangie.com/v1/category/ekonomi/subsidi-bbm/ Namun siapa yang tidak tergiur dengan keuntungan yang diraih pemerintah dengan newspeak “penghapusan subsidi” ini? Milaran lho!

Jadi, siapa sebenarnya yang diuntungkan dengan kenaikan harga BBM ini? Jawab sederhananya adalah penjualnya. Siapa saja itu? 85% adalah asing  (lihat disini). Minyak Indonesia sudah dijual kepada asing dan rakyat kita malah harus beli dari mereka. Pantas saja kalau harga BBM dikatakan “mengikuti harga pasar internasional”… Padahal seharusnya dalam Islam yang memiliki SDA adalah rakyat yang diwakili pengelolaannya oleh negara.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 104,689 orang

See me

%d blogger menyukai ini: