Gilig Guru

Beranda » Artikel » Artikel Islam » Apa yang Membatalkan Syahadat (Penyebab Kemurtadan)?

Apa yang Membatalkan Syahadat (Penyebab Kemurtadan)?

Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an

Apa yang membatalkan wudhu? Anda tentu sudah tahu. Apa yang membatalkan sholat? Setiap Muslim yang mukallaf wajib untuk tahu. Sebab bila kita tidak tahu, bisa-bisa sholat kita tidak sah dan tidak diterima, yang berarti kita harus mengulangnya. Demikian pula bagi yang hendak menunaikan puasa dan haji. Padahal mengulang haji, tentu bukan perkara yang mudah. Jangankan untuk mengulang, untuk haji yang pertama saja tidak semua orang bisa.

Lalu bagaimana dengan hal-hal yang membatalkan rukun Islam pertama, membaca dua kalimat syahadat, justru tidak banyak yang mengetahui. Ini lebih gawat lagi, kalau syahadat batal sementara kita tidak menyadarinya, jangan-jangan seluruh amalan sholih akan sia-sia dan akan mati dalam keadaan su’ul khotimah, na’udzubillahi indzalik!

SIFAT IMAN

Orang yang beriman berbeda 180o dari orang kafir. Keimanan tersebut diyakini dalam hati, namun akan terbukti dalam perkataan dan perbuatan seseorang. Dalam masalah cinta, orang yang jatuh cinta akan mengikuti perilaku yang dicintainya, demikian halnya orang yang beriman akan menampakkan ciri-ciri perilaku tertentu. Maksudnya, semakin beriman maka perbuatannya akan semakin sesuai dengan yang dicontohkan nabi Muhammad saw. Sebaliknya, orang beriman tidak mungkin akan menyerupai orang kafir. Contohnya, jikalau dia Muslimah pasti berjilbab, dan tidak akan memakai baju ketat atau mini untuk keluar rumah.

Allah berfirman, Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS Al Ahzab 59)

Iman kita kadang naik dan kadang turun, tapi tidak tanpa sebab. Yang menyebabkan iman naik adalah karena amal sholih, yang menyebabkan turun adalah amal maksiat. Semakin banyak amal maksiat akan menggerus iman seseorang hingga bila sampai pada titik nol (iman yang terendah), maka bisa-bisa hilang imannya alias murtad.

Rosulullah saw bersabda, “Tidaklah seseorang berzina ketika berzina ia seorang mukmin. Tidaklah seseorang mencuri ketika mencuri ia seorang mukmin . Tidaklah seseorang minum khamr ketika meminumnya ia seorang mukmin.”

(HR Bukhori dan Muslim)

Maksudnya, begitu seseorang berbuat maksiat, maka turunlah keimanannya menurut kadar kemaksiatannya. Ada maksiat yang menyebabkan dosa besar tapi tidak membatalkan syahadat, ada pula maksiat yang selain berdosa besar dan juga menyebabkan batalnya syahadat. Terhadap dosa-dosa yang tidak membatalkan syahadat, Allah akan mengampuni semuanya, meskipun dosa besar maupun banyak, bila kita bertaubat.

Allah ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, seandainya kamu datang menghadap-Ku dengan membawa dosa hampir sepenuh bumi lalu kamu menemui-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apapun niscaya Aku akan menemuimu dengan membawa ampunan sebesar itu pula.” 

(HR. Tirmidzi, beliau mengatakan hadits ini hasan sahih)

Pembatal Syahadat

Apabila seorang Muslim melakukan kemaksiatan yang menyebabkan syahadatnya batal, maka Allah tidak akan mengampuninya.

Allah ta’ala berfirman, “Barangsiapa diantara kalian yang murtad dari agamanya kemudian mati dalam keadaan kafir maka mereka itulah orang-orang yang terhapus amalannya di dunia dan akhirat. Dan mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal berada di dalamnya.” 

(QS. al-Baqarah : 217)

Nah, apa saja yang dapat membatalkan syahadat?

  1. Murtad melalui keyakinannya. Misalnya: meyakini yang sebaliknya dari Al-Qur’an dan Hadits yang sudah disepakati oleh jumhur ulama (Zina, khamr, riba dianggap halal sedangkan sholat atau jihad dianggap tidak wajib).
  2. Murtad melalui ucapannya. Misalnya: mengaku sebagai Nabi, jelmaan malaikat (Aliran Lia Eden), mengakui adanya Nabi baru setelah Nabi Muhammad saw (Aliran Ahmadiyah), atau sekedar membenarkan aliran-aliran sesat itu.
  3. Murtad melalui perbuatannya. Misalnya: sujud kepada patung, pohon, atau kuburan. Menyembelih hewan untuk persembahan kepada selain Allah (Sesajian). Melakukan praktik sihir, dan sebagainya.

KEMBALI PADA ALLAH

Lalu bagaimana jalannya untuk bertaubat? Karena sesungguhnya selama nafas belum sampai ke tenggorokan, masih terbuka lebar pintu ampunan Allah swt.

Sesungguhnya Allah menerima taubat hambaNya selama nyawa belum sampai ke tenggorokan.

(HR. Ahmad)

Jalan keselamatan satu-satunya bagi yang telanjur melakukan dosa-dosa sebagaimana di atas adalah dengan

  1. Menyesali perbuatannya
  2. Berjanji tidak akan mengulanginya lagi
  3. Memohon ampunan kepada Allah swt
  4. Meninggalkan maksiat yang dilakukan
  5. Menggantinya dengan amalan-amalan sholih

Contoh terbaik orang-orang yang bertaubat adalah para sahabat. Diantara mereka bahkan ada yang terang-terangan memusuhi Nabi, ada pula yang mengaku menjadi Nabi padahal sebelumnya mereka telah melihat Nabi Muhammad saw. Namun ketika disadari bahwa tidak ada tempat melarikan diri kecuali kembali kepada Allah, akhirnya banyak di antara orang-orang kafir harbi Quraisy dan para murtadin yang bertaubat dan menjadi Muslim yang baik.

Sebaliknya, ada pula yang menjadi murtad meskipun sebelumnya adalah penulis wahyu dan penghafal Al-Qur’an. Ini barangkali yang terjadi bila meremehkan maksiat dan menunda-nunda mencari hidayah. Ilmunya bukan jaminan khusnul khotimah. Apalagi bila tidak berilmu, tentu harus lebih berhati-hati akan kehilangan iman di akhir hayatnya. Jangan-jangan syahadat sudah batal, tetapi tetap melenggang hingga menemui ajal. Itulah yang disebut dengan Muslim kadaluarsa.

Maha suci Allah dari kesalahan, saya mohon ampun dari salah dan dosa. Wallahu a’lam bish showab.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 115,548 orang

See me

%d blogger menyukai ini: