Gilig Guru

Beranda » Berita » Berita Umum » Teknik Hacking ATM dan Kartu Kredit

Teknik Hacking ATM dan Kartu Kredit

 

https://i1.wp.com/www.tjacargo.com/gambar/ATM_Machine.jpg

Meski modern, tetaplah waspada

Salah satu kasus besar saat ini adalah pencurian ATM. Detik.com melaporkan saat ini pencurian ATM mencapai 2M. Itu baru dari 150-200 nasabah di Bali, secara umum entah berapa kerugian sesungguhnya. Saya juga pengguna ATM dan begitu mendengar kabar ini saya melakukan beberapa research. Mudah-mudahan informasi ini berguna juga bagi Anda.

Pembobolan ATM, dikenal sebagai ATM skimming, menggunakan alat-alat hacking khusus. Dokumenter berikut memperlihatkan secara lengkap proses ATM skimming mulai dari memasang alat pencuri data magnetic strip dan kamera di ATM, mengambil data hasil hack, dan diakhiri dengan mengambil uang hasil curiannya.

Proses pemasangan alat hacking di ATM berlangsung dengan sangat cepat. Video berikut memperlihatkan prosesnya dalam 49 detik.

Praktik ATM skimming terjadi tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia, termasuk US. Berikut laporan ATM skimming dari NBC.

Ini laporan ATM skimming dari FOX News.

Salah satu saran BI adalah dengan mengganti magnetic strip ATM, yaitu garis hitam di belakang kartu, dengan chip yang digunakan di kartu kredit. Pertanyaannya. Apakah teknologi kartu kredit lebih baik dan lebih aman? Ternyata tidak. Chip kartu kredit menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identifier). RFID secara sederhana adalah teknologi pengganti barcode dalam bentuk frekwensi radio. Video di bawah memperlihatkan cara membaca RFID dari kartu kredit menggunakan alat yang bisa dibeli di internet seharga $8. Satu hal yang unik, menurut hacker di video itu Anda harus membungkus kartu kredit dengan alumunium foil untuk mencegah kebocoran RFID.

Video berikut memperlihatkan simulasi yang bisa terjadi dalam proses hacking kartu kredit.

Satu lagi bisa Anda lihat di sini

Yang harus Anda pahami, teknologi apa pun selalu mempunyai kebocoran. Di dunia ini, tidak ada yang 100% aman. Jadi, tetaplah berhati-hati.


3 Komentar

  1. Richard mengatakan:

    Semoga informasi ini berguna bagi kita samua, sukses !!!

  2. yudha juned mengatakan:

    Good Article.

    Klo ada rekan yg bisa bantu sampaikan Hal ini Ke petinggi Bank INDONESIA;

    Wahai petinggi BI, tolong anda harus melek teknologi terkini.
    Gaji anda gede, punya akses jalan2 ke luarnegeri, cari info yg fresh gtu loch.

    hati² melempar solusi ttg ganti Media ATM berpita magnetik jadi Kartu ber chip,
    selain biaya tinggi yg nantinya akan dibebankan ke nasabah Bank, penggantian ini nantinya justru akan bikin pembobol yg udh biasa main dg RFiD berjingkrak kegirangan.

  3. Mahbub mengatakan:

    wah… ngeri juga ya? semoga yg baca orang baek-baek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 104,689 orang

See me

%d blogger menyukai ini: