Gilig Guru

Beranda » Artikel » Nasionalisasi Sektor Vital Mungkinkan Pendidikan Gratis

Nasionalisasi Sektor Vital Mungkinkan Pendidikan Gratis

Oleh: Syaifur Rizal

https://i1.wp.com/www.johnmurphyforcongress.org/images/education.bmp

Pendidikan Mahal - hambatan

Pendidikan gratis atau minimal murah bagi suatu negara adalah hal yang mungkin terjadi. Negara kita memiliki sumber daya alam yang lebih dari cukup untuk memfasilitasinya. Sedangkan untuk sumber daya manusia seharusnya juga sudah mampu untuk mengelolanya. Hanya saja karena sistem negara kita yang membuka peluang tumbuh suburnya kapitalisme-lah yang semakin menjauhkan kita pada peluang untuk mengratiskan pendidikan.

Jika kita melihat lebih dalam lagi kepada sistem demokrasi maka kita akan temui bahwa kaum yang memiliki modal-lah (dalam hal ini berupa modal fiskal) yang akan mampu untuk menguasai segalanya baik pemerintahan, pengelolaan sumber daya alam dan sektor lainnya. Pada pemerintahan saja untuk mencalonkan menjadi kepala daerah harus siap untuk merogoh kocek hingga ratusan sampai miliaran rupiah untuk masa kampanye. Sedangkan pada pengelolaan sumber daya alam vital yang menguasai hajat hidup orang banyak yang seharusnya dikelelola oleh negara malah dilepas begitu saja kepada pihak swasta.

Pemerintah selalu menjadikan alasan bahwa dengan menjual sektor-sektor yang menjadi hajat hidup orang banyak merupakan cara tercepat untuk melepaskan negara kita dari jeratan hutang. Akan tetapi justru hal ini akan semakin memperparah posisi ekonomi negara kita. Sektor-sektor ini dijual dengan harga yang terlalu murah dibandingkan dengan kepentingan masyarakat akan sektor tersebut. Sedangkan untuk jangka panjangnya perintah akan semakin sulit untuk mendapatkan sumber penghasilannya.

Nasionalisasi sektor-sektor penting adalah jalan yang harus ditempuh. Jika pemerintah mengkuatirkan mengenai nama baiknya di mata dunia maka dapat dilakukan dengan cara tidak memperpanjang kontrak mereka dalam upayanya mengeksplorasi sumber daya alam di Indonesia. Hasil yang didapat dari penguasaan sendiri terhadap sumber daya alam akan memberikan keuntungan yang bersifat kontinyu dari pada penjualan kepada swasta yang hanya bersifat temporal.

Tentunya nasionalisasi berbagai sektor vital tidak akan ada artinya jika yang mengelola adalah orang pemerintahan yang bermental tikus yang hanya menggerogoti kemakmuran bangsa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 104,689 orang

See me

%d blogger menyukai ini: