Hutang Hidupmu

Jika kau sadari,

Bahwa hidupmu adalah hutang

Pada Yang Maha Kuasa

Pasti yang kaupikir adalah cicilannya

Yang musti harus dibayar

Dibayar lagi

Dibayar lagi

Tak habis-habis

Karena banyaknya

Sehingga kauserahkan dirimu

Sebagai tebusannya

Hingga tak tersisa

Barulah tersadar kita

Diri ini tidak berharga

(Jember, 20 Romadhon 1432)

 

By Gilig Guru Posted in Puisi

Berdirilah di Baris Terdepan

Anak-anakku,

Bila berbaris pilihlah shof terdepan

Dalam sholat paling utama

Dicintai Allah ta’ala

Dalam perang barisan pemberani

Diisi orang yang cinta mati

 

Janganlah memilih shof terbelakang

Dalam sholat haknya wanita

Atau lelaki masbuk datangnya

Dalam perang barisan penakut

Yang disukai para pengecut

(Jember, 20 Romadhon 1432)

 

By Gilig Guru Posted in Puisi

Guru Adalah Petani Yang Menanam Generasi

Oemar Bakrie

Petani yang menanam padi menuai hasil dalam enam sasi

Tak segan membeli pupuk meski mahal agar panennya berarti

Meski mahal ia tak sayang melengkapi diri dengan alat bertani

Setiap saat mengasah diri menimba ilmu bertani yang terkini

Entah dengan teman, majalah atau televisi

Dengan hapenya terus memantau harga pasar agar tidak merugi

Lanjut membaca

Apa guna pendidikan

[IMG_0282.JPG]

Iwan Syahril

Oleh: Iwan Syahril

Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk memberi ilmu yang bermanfaat
Bagi semua muridnya

Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk memberi inspirasi pada anak didiknya
Untuk menjadi pejuang-pejuang kehidupan yang tangguh
Yang senantiasa memberi solusi-solusi positif
Bagi permasalahan-permasalahan masyarakat semua

Apa guna pendidikan
Kalaulah bukan untuk mempersiapkan para peserta ajarnya
Untuk menghadapi zaman yang semakin heboh dan edan
Lanjut membaca

Tuhan Sembilan Senti (Puisi Taufiq Ismail tentang bahaya rokok)

Taufik Ismail

Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,
Lanjut membaca