Beranda » Berita » Pembelajaran Aqidah Akhlak Berbasis Teknologi

Pembelajaran Aqidah Akhlak Berbasis Teknologi

http://farm1.static.flickr.com/161/331670335_1451164389.jpg?v=0

Akhlak itu standarnya Qur'an

Perkembangan metode pembelajaran dalam proses transfer of knowledge (baca : pemindahan pengetahuan) oleh tenaga pendidik kepada para peserta didik terus mengalami perubahan seiring kompleksitas dan tuntutan tujuan pencapaian pembelajaran, untuk itu metode pembelajaran sampai hari ini, meminjam istilah Amin Abdullah on going proses and on going formation sehingga masih mencari dan mengevaluasi formula yang pas untuk menciptakan metode pembelajaran yang tepat. Perkembangan kemajuan teknologi dan informasi telah banyak merubah wajah kehidupan manusia tak terkecuali dunia pendidikan, lembaga pendidikan kemudian berupaya mendesain struktur kurikulum, system pendidikan dan metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas (Sudjatmiko,2003). Perkembangan metode pembelajaran yang terkini sering kali disebut dengan metode pembelajaran PAIKEM singkatan dari pembelajaran aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan, ada juga yang memodifikasi model pembelajaran ini dengan nama PAIKEM GEMBROT pembelajaran aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan, gembira dan berbobot, Supriatna lebih setuju menyebutnya sebagai prinsip-prinsip belajar bukan sebagai metode pembelajaran, Ia juga menjelaskan bahwa prinsip-prinsip belajar ini sebenarnya berawal dari perubahan paradigma yang saat ini sedang menggejala di dunia pendidikan, perubahan itu adalah dari teachers centred menjadi students centred atau pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

Mendidik Akhlak Tidak Cukup Hanya dengan Buku

Berkaitan dengan hal di atas, pertanyaannya adalah bagaimana menerapkan prinsip-prinsip PAIKEM untuk mata pelajaran Aqidah Akhlak? Aqidah akhlak sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada tingkat satuan pendidikan madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah selama ini belum menyentuh atau “meminta bantuan teknologi” secara maksimal untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang materi-materi pelajaran aqidah akhlaq, dengan kata lain guru hanya memanfaatkan buku  bahan ajar yang hanya cukup dijelaskan dengan cara berceramah dengan harapan peserta didik mampu memahami, menghayati dan mengejawantahkan hasil pemahaman dan penghayatan materi bahan ajar.

Menurut hemat penulis metode pembelajaran ceramah untuk mata pelajaran aqidah akhlak yang digunakan selama ini masih kurang sempurna, sebab memahami sesuatu hanya dengan memanfaatkan indra pendengaran tanpa melibatkan indra pengelihatan akan kurang menarik, membosankan dan kurang berbekas. Materi mata pelajaran aqidah akhlak pada dasarnya lebih banyak  “bersenggolan” dengan hal-hal yang bersifat abstrak, misalnya materi tentang aqidah peserta didik diminta meyakini keberadaan Allah.SWT, keberadaan rasul-rasulNYA, keberadaan malaikat-malaikatNYA dan seterusnya. Padahal materi tentang aqidah ini bisa dijelaskan kepada peserta didik dengan memperlihatkan bukti-bukti penciptaan alam semesta dengan rangkaian yang sangat rumit yang mana hanya ada satu zat yang bisa mengatur dan menciptakan alam semesta tanpa kesalahan sedikitpun, bukti-bukti penciptaan ini diperlihatkan dan diperdengarkan kepada peserta didik dengan menggunakan media teknologi audio visual, seperti film-film documenter  karya Harun Yahya misalnya, kemudian peserta didik diminta memberikan komentarnya terhadap apa yang didengar dan dilihat dari film-film documenter tersebut. Dengan demikian peserta tidak hanya dijejali dengan ceramah-ceramah guru tentang materi pelajaran yang berkaitan dengan keyakinan.

Demikian juga dengan aspek akhlak, seorang guru bisa memanfaatkan media audio visual untuk menjelaskan materi akhlak, misalnya peserta didik diminta memahami tentang keutamaan ta’awun atau tolong menolong, maka untuk materi ini peserta didik dapat “dihidangkan” film atau gambar yang menceritakan keutamaan orang yang suka menolong sesamanya. Kemudian peserta didik diminta menceritakan pengalaman mereka yang berkaitan dengan film-film atau cerita bergambar yang mereka lihat dan dengar. Dengan menggunakan metode pembelajaran aqidah akhlak berbasis teknologi ini menurut penulis lebih cepat diserap dan lebih berbekas bagi peserta didik, tentunya harus tetap berpijak pada kompetensi dasar dan standar kompetensi yang terdapat pada buku bahan ajar aqidah akhlak serta memperhatikan alokasi waktu pembelajaran. Penerapan model pembelajaran ini harus disertai dengan peran guru untuk mengarahkan, membimbing dan mengatur peserta didik agar benar-benar menyimak dengan baik setiap tayangan yang diberikan agar peserta didik tidak terlena dengan tayangan video dan melupakan pesan-pesan yang disampaikan dalam tayangan tersebut. Semoga pembelajaran aqidah akhlak bebasis teknologi ini dapat membantu para guru madrasah khususnya guru mata pelajaran aqidah akhlak, selamat mencoba…!

*Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana IAIN Walisongo Semarang Konsentrasi Studi Islam Prodi Aqidah Akhlak dan staf divisi pendidikan   di yayasan nusatenggara center mataram

About these ads

2 Komentar

  1. budi mengatakan:

    ass. warahmatullah…saya penulis artikel yang anda tayangkan “pembelajaran aqidah akhlak berbasis teknologi”. saya berterima kasih telah mempublikasikan tulisan saya, secara kebetulan saya sedang mencari standar kompetensi dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran aqidah akhlak, ternyata saya dibawa ke blog anda, dan secara kebetulan juga saya menemukan tulisan saya. kalau saya perhatikan, blog anda salah satunya konsen di bidang pendidikan, saya sedang membuat sebuah desain penelitian tentang mata pelajaran aqidah akhlak, mohon bantuan anda bisa membantu saya menemukan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang resmi dari depag untuk mata pelajaran tersebut, saya tunggu informasinya..trims

  2. isti mengatakan:

    ass.wr.wb. saya istiqomah, guru aqidah ahlak smp swasta islam,saya ingin anda membagikan model pembelajaran riil yang sudah ada agar saya lebih gamblang memahami pembelajaran aqidah ahlak dengan tehnologi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jumlah Pengunjung

  • 67,171 orang

See me

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.627 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: