Negara Komunis VS Negara Demokrasi

Pejabat DPR Indonesia mengadakan kunjungan ke Cina. Saat tiba, mereka dijamu di rumah megah milik seorang pejabat Cina. Saat ngobrol-ngobrol, pejabat Indonesia tersebu iseng-iseng bertanya, “Anda pegawai negeri,tapi kok bisa sampai punya rumah megah begini?” Sang pejabat Cina senyum-senyum lalu mengajak sang pejabat Indonesia ke dekat jendela lalu menunjuk keluar. “Kamu lihat itu jembatan besar di sebelah sana?” Read the rest of this entry

Berbeda-beda Akhirnya Satu Jua

Syahdan di sebuah negara Demokratik
Seorang presiden baru dilantik
Di gedung DPR, ke atas mimbar dia naik
Dengan gagah berwibawa dengan berpekik
“Mari Perangi Korupsi!”

Semua terbengong
Kemudian riuh melolong

Read the rest of this entry

Loudspeaker Tetanggaku

Aku sudah gugup saat dia menyiapkan
Seperangkat pengeras suara di depan
Rumahnya yang bersebelahan dengan jendela
Yang tepat di bawahnya aku mencoba pejamkan mata

Percikan “Tes… Tes…” nya bergetar di kaca
Read the rest of this entry

Bila Muslim Mengucapkan “Selamat Natal”, Akidahnya Terganggu!

Muslim : “Bagaimana liburanmu?”
David : “Baik, kenapa kau tidak mengucapkan selamat natal padaku ?”
Muslim : “Tidak, agama kami menghargai semua agama, termasuk agamamu, tapi dalam beribadah, agama saya melarang ikut-ikutan.”
David : “Tapi kenapa, bukankah hanya sekedar kata-kata? Teman muslimku yang lain, mengucapkannya padaku.”
Read the rest of this entry

Perbedaan Sosialisme dengan Demokrasi

Humor Ideologi

 

Si kecil Sasha tidak dapat memahami penjelasan gurunya dalam pelajaran PKn. Alis matanya mengkerut dan matanya menyipit.

“Kamu mengerti, Sasha?” Tanya gurunya.

“Tidak, bu. Saya bingung.” Jawab Sasha lugas. “Apa itu sosialisme?”

Read the rest of this entry

Makna Imajiner Nasionalisme: Strategi Pengkotakan?

Pengertian

  1. Menurut kamus wordweb, ada beberapa pengertian nasionalisme, yakni: (i) Rasa cinta pada suatu negara dan kesediaan untuk berkorban demi negara tersebut. (ii) Doktrin bahwa budaya nasional suatu bangsa atau kepentingannya lebih utama dibandingkan bangsa lain. (iii) Doktrin bahwa suatu bangsa harus berdiri sendiri. Nasionalisme juga sering digantikan dengan kata “patriotisme”
  2. Nasionalisme tidak dapat lepas dari kata dasarnya nation yang masih menurut wordweb, berarti “Sebuah kelompok masyarakat yang diatur secara politik dalam satu pemerintahan”, dan beberapa makna lainnya. Read the rest of this entry

Menghadiahkan Pahala kepada Orang Meninggal Menurut Muhammadiyah

Menghadiahkan Pahala kepada Orang Meninggal

Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang boleh-tidaknya mengirimkan atau menghadiahkan pahala kepada orang yang telah meninggal dunia. Disini saya mengambilkan pendapat yang terkuat menurut saya.

  1. Berdoa adalah permohonan kepada Allah agar permintaannya dikabulkan, apakah itu berupa penghapusan dosa, penerimaan amal, membarokahi rizqi, dan sebagainya. Berdoa telah disepakati boleh diperuntukkan bagi siapa saja, sebagaimana doa ampunan bagi seluruh kaum Muslimin baik yang telah meninggal maupun masih hidup. Orang yang berdoa akan mendapatkan pahala dari amalnya tersebut, sedangkan orang yang didoakan akan mendapatkan sesuai permintaan yang dipanjatkan, insyaAllah. Read the rest of this entry

Mensinergikan Visi Pendidikan dengan Aksi (Guru)

QS Adz Dzariyat ayat 56. “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.

Begitulah kehendak Allah swt dalam penciptaan manusia yang berarti seluruh kehidupan kita ditujukan tidak untuk selain dari pengadian kepada-Nya. Bukan untuk mengejar kekayaan, jabatan, kenikmatan, kepandaian, bahkan bukan pula untuk kebahagiaan manusia itu sendiri, sebab ada yang lebih tinggi yang harus kita capai; yakni Read the rest of this entry

Indonesia (bukan) Bangsa Maling!

Indonesia bukan bangsa maling,

Kecuali kalau dia lihat televisi dan baca koran

Yang setiap hari memberitakan

Pencurian terjadi dimana-mana

Di seluruh jagad raya nusantara

Read the rest of this entry

Hutang Hidupmu

Jika kau sadari,

Bahwa hidupmu adalah hutang

Pada Yang Maha Kuasa

Pasti yang kaupikir adalah cicilannya

Yang musti harus dibayar

Dibayar lagi

Dibayar lagi

Tak habis-habis

Karena banyaknya

Sehingga kauserahkan dirimu

Sebagai tebusannya

Hingga tak tersisa

Barulah tersadar kita

Diri ini tidak berharga

(Jember, 20 Romadhon 1432)

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.